GERBANGDESA.COM, Sampit – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Eddy Mashamy, menyatakan komitmennya mengawal pelaksanaan proyek perbaikan ruas Jalan Sampit–Samuda yang mendapat alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng.
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut harus mengedepankan kualitas pekerjaan serta dilaksanakan secara terbuka agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat dari Dapil III, saya sangat mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama DPRD Kalteng yang telah mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk perbaikan ruas Jalan Sampit–Samuda.
Ruas jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat karena menjadi jalur utama mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan perikanan,” ujar Eddy, Minggu (12/7/2026).
Ia menegaskan, anggaran yang digunakan merupakan uang rakyat sehingga pelaksanaan proyek harus sesuai spesifikasi teknis dengan material berkualitas.
Eddy yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim itu memastikan akan terus memantau proses pengerjaan agar hasil pembangunan memiliki daya tahan yang baik dan tidak cepat mengalami kerusakan.
“Saya ingin pekerjaan ini dilaksanakan secara profesional, mengutamakan mutu proyek, serta berlangsung secara transparan sehingga masyarakat dapat mengetahui dan ikut mengawasi prosesnya,” tegasnya.
Selain mendorong percepatan realisasi proyek, Eddy juga meminta adanya pengawasan terhadap kendaraan bertonase berat yang melintasi ruas Jalan Sampit–Samuda.
Menurutnya, pengendalian angkutan bermuatan besar menjadi langkah penting untuk menjaga umur jalan setelah selesai diperbaiki sehingga investasi pemerintah tidak cepat rusak.
Mantan Camat Pulau Hanaut itu turut mengajak masyarakat di Dapil III berperan aktif mengawal jalannya proyek.
“Jika ditemukan pengerjaan yang tidak sesuai di lapangan, jangan ragu menyampaikan kepada kami. Ini adalah hasil perjuangan bersama, sehingga pengawasannya juga harus dilakukan bersama agar masyarakat memperoleh akses jalan yang aman, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kotawaringin Timur,” pungkasnya. (fin/fin)















