GERBANGDESA.COM, Sampit – Proses perbaikan jembatan patah di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus dikerjakan.
Namun, di tengah pekerjaan berlangsung, sejumlah pekerja mengeluhkan masih adanya pengendara yang nekat melintas meski telah dipasang spanduk peringatan larangan melewati area tersebut.
Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan itu saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan belum seluruh bagian pendukung selesai dipasang.
Aktivitas kendaraan yang menerobos jalur perbaikan dinilai dapat menghambat pekerjaan sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan pekerja di lapangan.
“Kami berharap pengendara bisa memahami kondisi jembatan yang sedang diperbaiki. Jangan melintas dulu karena ini bisa mengganggu proses pekerjaan yang sedang kami lakukan,” ujar salah seorang pekerja lapangan, kemarin.
Pihak kontraktor sebelumnya telah memasang rambu dan spanduk berukuran besar di sekitar akses jembatan sebagai tanda larangan melintas.
Pekerja menyebut, saat ini pemasangan plat besi penguat dasar jembatan masih belum sepenuhnya selesai sehingga area tersebut belum aman untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. (nfr/fin)















