Bus Jemputan Siswa SMA PGRI Mirah Lestari Terbakar, Kelayakan Armada Dipertanyakan

GERBANGDESA.COM, Sampit – Bus antar-jemput siswa SMA PGRI Mirah Lestari milik PT Bumi Hutan Lestari (BHL), Kabupaten Kotawaringin Timur, terbakar di tengah perjalanan, Jumat (8/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden itu terjadi saat kendaraan melaju dari Desa Tumbang Koling menuju kawasan perusahaan BHL. Kepulan asap tebal yang tiba-tiba muncul dari dalam kabin langsung memicu kepanikan para siswa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, asap pertama kali terlihat dari bagian atas plafon bus, disusul percikan api yang diduga kuat berasal dari hubungan pendek arus listrik pada kabel jalur aki yang menempel ke bodi kendaraan.

Dalam waktu singkat, asap memenuhi ruang penumpang hingga membuat sejumlah siswa sesak napas dan ketakutan.

Situasi berubah mencekam ketika para pelajar berusaha keluar menyelamatkan diri.

Beruntung, sopir bus bertindak cepat. Ia segera menghentikan kendaraan di pinggir jalan dan memerintahkan seluruh siswa turun.

“Sopir langsung berhenti dan teriak suruh anak-anak cepat keluar. Semua berebut turun karena takut bus meledak atau terbakar hebat,” ujar seorang saksi di lokasi.

Berkat respons sigap tersebut, seluruh siswa dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.

Peristiwa ini sekaligus menyoroti kondisi armada yang selama ini dikeluhkan warga.

Bus tersebut diketahui telah berusia sekitar 20 tahun dan dinilai sudah tidak layak beroperasi.

Sejumlah bagian bodi disebut kropos, kaca berlubang, dan saat musim kemarau debu kerap masuk ke dalam kabin hingga membuat seragam siswa kotor saat tiba di sekolah.

“Selama ini memang menjadi kekhawatiran tiap hari bagi para orang tua siswa terhadap keselamatan anak-anak mereka melihat kondisi bus yang mereka tumpangi,” ungkap seorang tokoh masyarakat Desa Tumbang Koling yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Api akhirnya melahap hampir seluruh badan bus, sementara warga sekitar berdatangan untuk membantu.

Meski tidak menelan korban jiwa, kejadian ini menjadi alarm keras bagi pengelola angkutan pelajar.

Transportasi sekolah tidak cukup hanya mengantar sampai tujuan, tetapi wajib menjamin keselamatan setiap penumpang. (tim)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post