BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Pastikan UMKM Tetap Aman dan Stabil

GERBANGDESA.COM, Jakarta- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi sejak pertengahan April 2026 dinilai tidak memberikan dampak besar terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah menyebut sebagian besar pelaku usaha kecil masih bergantung pada BBM bersubsidi yang harganya tetap stabil.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan bahwa kebutuhan energi UMKM umumnya dipenuhi dari jenis BBM subsidi seperti Pertalite, solar subsidi, serta LPG 3 kilogram. Karena tidak mengalami kenaikan harga, aktivitas usaha dinilai masih berjalan normal tanpa tekanan signifikan dari sektor energi.

Menurutnya, kebijakan pemerintah dalam menjaga harga BBM subsidi menjadi faktor penting dalam melindungi keberlangsungan usaha kecil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Meski demikian, pemerintah mengakui adanya tantangan lain yang dihadapi pelaku UMKM, terutama terkait kenaikan harga bahan baku, seperti plastik. Kenaikan ini dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku dari kawasan Timur Tengah yang berdampak pada harga produksi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah tengah menjajaki alternatif pasokan dari berbagai wilayah lain, termasuk India, Afrika, dan Amerika, guna mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber utama.

Sebelumnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan oleh Pertamina pada 18 April 2026, menyusul lonjakan harga minyak dunia. Beberapa jenis BBM mengalami kenaikan cukup tinggi, sementara BBM subsidi tetap dipertahankan pada harga sebelumnya.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menjaga daya tahan UMKM agar tetap produktif dan tidak terdampak secara signifikan oleh dinamika harga energi global. (*/f)

Sumber suara.com

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post