Krisis Ganda Kalteng: Kebakaran Lahan dan Kekeringan Ancam Warga

GERBANGDESA.COM, Sampit – Ancaman kekeringan yang sebelumnya diprediksi mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya kejadian kebakaran lahan yang berpotensi meluas seiring memasuki musim kemarau.

Di Kabupaten Kotawaringin Barat, kekeringan ekstrem melanda Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan. Bencana ini berdampak pada sedikitnya 177 kepala keluarga atau 712 jiwa yang tersebar di tujuh rukun tetangga. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena pendataan belum mencakup seluruh wilayah terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah menyalurkan bantuan air bersih secara intensif. Selama beberapa hari terakhir, puluhan ribu liter air didistribusikan menggunakan mobil tangki dan ditampung di fasilitas Pamsimas serta penampungan sementara untuk memenuhi kebutuhan warga.

Distribusi air difokuskan ke sejumlah wilayah prioritas, sementara warga di daerah lain diarahkan mengambil pasokan di titik penampungan terdekat. BPBD memastikan air yang disalurkan telah melalui uji kelayakan sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Di sisi lain, potensi kebakaran hutan dan lahan juga meningkat. Pemantauan satelit mendeteksi sejumlah titik panas di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan tingkat kepercayaan tinggi, menandakan adanya sumber panas signifikan di permukaan tanah.

Beberapa kejadian kebakaran lahan pun telah terjadi, termasuk di lahan gambut dan area semak belukar. Meski sebagian api berhasil dipadamkan, proses pendinginan tetap dilakukan secara intensif untuk mencegah munculnya kembali bara api di bawah permukaan. Pemerintah dan masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menghindari pembakaran lahan guna menekan risiko bencana yang lebih luas.(*/d)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post