Eddy Mashamy Gagas Bangun Bundaran Ikonik di Samuda

GERBANGDESA.COM, Sampit – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Eddy Mashamy, menegaskan perlunya gagasan pembangunan bundaran ikonik di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) atau Samuda. Menurutnya, wilayah selatan Kotim itu terlalu lama dibiarkan menjadi sekadar jalur lintas tanpa identitas yang kuat.

Dua titik diusulkan sebagai lokasi pembangunan, yakni perempatan Jalan Partoe Muksin di Kelurahan Basirih Hilir atau perempatan Ali Badrun di Desa Jaya Kelapa. Keduanya berada di jalur strategis lintas trans Kalimantan menuju akses menuju objek wisata Pantai Ujung Pandaran dan Kabupaten Seruyan.

“Samuda jangan hanya dilewati. Harus ada penanda bahwa wilayah selatan punya nilai, punya sejarah, dan punya potensi yang tidak boleh terus dipandang sebelah mata,” tegas Eddy yang juga legislator dari Dapil III Kotim ini.

Ia menilai, bundaran dengan ikon khas di tengahnya dapat menjadi simbol kebangkitan ekonomi wilayah selatan, sekaligus alat promosi visual bagi para pelintas. Untuk penentuan ikon, Eddy menegaskan agar melibatkan tokoh adat dan tetua setempat.

“Identitas Samuda harus lahir dari masyarakatnya sendiri,” ujar mantan Camat Pulau Hanaut ini.

Namun Eddy mengingatkan, pembangunan ikon tersebut akan membutuhkan anggaran besar, mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Karena itu, ia meminta kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat.

“Ini bukan proyek seremonial. Ini investasi identitas dan masa depan. Saya berharap gagasan ini tidak hanya didengar, tetapi ditindaklanjuti,” pungkasnya. (fin/nrh)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post