SAMPIT – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, berlangsung meriah. Kepala Dinas Pendidikan Kotim M. Irfansyah bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka secara resmi turnamen futsal jenjang SD se-Kecamatan Baamang.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman SDN 3 dan SDN 7 Baamang Hilir itu digelar atas prakarsa Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Cerdas Membangun melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Marawei.
Antusiasme siswa dan guru tampak sejak pagi, menandakan semangat kebersamaan dalam memperingati Haornas sekaligus mengembangkan bakat olahraga anak-anak.
Dalam amanatnya, Irfansyah menegaskan pentingnya menyeimbangkan pendidikan akademik dengan kegiatan non-akademik.
“Pendidikan tidak hanya diukur dari nilai pelajaran semata, tapi juga dari olahraga, olah rasa, dan olah hati. Karena itu, turnamen futsal ini kita jadikan ruang untuk mendidik generasi muda lebih sehat, sportif, dan berkarakter,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Ia menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik di Baamang yang telah melaksanakan turnamen futsal dengan penuh semangat. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi wadah positif bagi siswa agar terhindar dari hal-hal yang tidak bermanfaat.
Lebih jauh, Irfansyah menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportifitas. “Dalam olahraga, kalah menang itu biasa. Jangan ada pemikiran untuk curang, karena hanya orang curanglah yang merasa jadi juara. Jadikan olahraga sebagai tempat belajar kejujuran, kerja sama, dan pantang menyerah,” pesannya di hadapan peserta turnamen.
Turnamen futsal ini diikuti perwakilan SD se-Kecamatan Baamang. Pertandingan dimulai 9-15 September bertempat di Adha Futsal Jalan Desmon Ali, Kelurahan Baamang Tengah
Selain futsal, Disdik Kotim membuka peluang adanya cabang olahraga lain yang bisa dikembangkan melalui kompetisi serupa.
“Mudah-mudahan ke depan tidak hanya futsal, tetapi juga ada turnamen olahraga lainnya. Dengan begitu, semakin banyak bakat anak-anak yang bisa tersalurkan,” tutur Irfansyah.
Ia juga menyinggung adanya penguatan kurikulum yang mengedepankan keseimbangan antara aspek akademik dan non-akademik.
Menurutnya, olahraga menjadi bagian penting dari pembentukan karakter siswa yang sehat jasmani, cerdas emosional, dan kuat mental.
Dengan kegiatan ini, Haornas ke-42 di Baamang tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga momentum nyata menumbuhkan budaya berolahraga sejak dini.
“Olahraga bukan sekadar soal fisik, tetapi juga sarana edukasi untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” tutup Irfansyah. (fin/fin)















