GERBANGDESA.COM, Banjarmasin – Tumpukan sampah kembali menjadi keluhan warga di kawasan Antasan Kecil Barat, tepatnya di samping Jembatan Sulawesi, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan karena sampah yang menggunung menimbulkan bau tak sedap.
Lokasi yang sebelumnya sempat tertata dengan keberadaan satu bak tempat pembuangan sementara (TPS) kini kembali dipenuhi sampah. Situasi ini mengingatkan warga pada kondisi darurat sampah yang sempat terjadi di Banjarmasin pada 2025 lalu.
Bau menyengat dari tumpukan sampah kerap masuk ke dalam rumah warga. Aroma tersebut terbawa angin, terutama saat kendaraan melintas di sekitar lokasi, sehingga semakin memperparah kondisi lingkungan permukiman.
Salah seorang warga, Agus, mengaku kondisi ini sudah berlangsung sekitar setengah bulan. Ia menyebut bau yang ditimbulkan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan sampai masuk ke dalam rumah.
Upaya penertiban melalui pemasangan spanduk imbauan ternyata belum efektif. Sampah tetap menumpuk hingga menutupi spanduk tersebut. Selain itu, bak TPS berwarna hijau yang sebelumnya tersedia kini tidak terlihat, digantikan oleh gundukan sampah yang berserakan di luar tempat penampungan.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menata kembali lokasi tersebut. Penanganan yang cepat dinilai penting guna mencegah dampak lebih luas, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun kebersihan lingkungan sekitar.(*/d)















