Kades Makarti Jaya Usulkan PJU-TS dan Program Ternak Sapi saat Reses DPRD Kalteng

GERBANGDESA.COM, Sampit – Kepala Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Suhadi, menyampaikan sejumlah usulan pembangunan prioritas kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Dapil II Kotim–Seruyan, Abdul Hafid, saat pelaksanaan reses perseorangan di Desa Rawa Sari dan Makarti Jaya, baru-baru ini.

Dalam forum dialog bersama, Suhadi mengajukan pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) sebanyak 20 unit. Pengusulan ini dinilai mendesak mengingat kondisi kelistrikan di wilayah Pulau Hanaut masih sering mengalami pemadaman.

“Penerangan ini penting untuk menunjang aktivitas masyarakat di malam hari sekaligus meningkatkan rasa aman. Karena listrik sering padam, maka PJU tenaga surya menjadi solusi yang lebih efektif,” ungkap Suhadi.

Selain infrastruktur penerangan, Pemerintah Desa Makarti Jaya juga mengusulkan pengembangan program peternakan sapi. Menurut Suhadi, warga di desanya tidak hanya menggantungkan ekonomi dari bertani dan berkebun, namun juga memiliki potensi besar di sektor peternakan.

“Ternak sapi memiliki nilai ekonomi yang lebih stabil dan menguntungkan. Kami harap ada dukungan program dan pendampingan agar sektor ini dapat berkembang lebih optimal,” jelasnya.

Usulan lainnya adalah rehabilitasi lahan sekunder dan primer sepanjang kurang lebih 40 kilometer, yang merupakan jalur penting untuk akses pertanian dan perkebunan warga.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Fraksi PAN, Abdul Hafid, mengapresiasi langkah kepala desa dan masyarakat yang aktif menyampaikan kebutuhan daerahnya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi tersebut dalam proses pembahasan anggaran.

“Semua aspirasi akan saya bawa ke rapat paripurna dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Kita akan upayakan agar program pembangunan ini dapat terealisasi bertahap,” ujar Abdul Hafid, yang juga mantan Ketua Karang Taruna Kalteng.

Ia menambahkan bahwa reses bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sarana untuk menyerap langsung kebutuhan riil warga di lapangan.

“Saya berharap usulan-usulan ini dapat diwujudkan sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Makarti Jaya,” tutupnya.

Masyarakat setempat pun berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat kebutuhan energi, ekonomi, dan infrastruktur merupakan fondasi utama pembangunan desa. (fin/fin)

Related Post