Harga Plastik Naik, Pedagang Kecil Putar Strategi Bertahan

GERBANGDESA.COM, Lampung – Kenaikan harga kantong plastik mulai menekan pelaku usaha kecil di Bandar Lampung. Lonjakan biaya ini dipicu terganggunya pasokan bahan baku global, sehingga berdampak langsung pada pedagang pasar hingga pelaku usaha rumahan yang bergantung pada kemasan plastik.

Siti (40), pedagang sayur di Pasar Gintung, mengaku harga kantong plastik yang digunakan setiap hari mengalami kenaikan cukup signifikan. Meski demikian, ia memilih tidak menaikkan harga dagangan karena khawatir pelanggan beralih ke pedagang lain. Untuk menyiasatinya, Siti menghemat penggunaan plastik dengan memanfaatkan kantong bekas dan menggabungkan beberapa barang dalam satu bungkus.

Langkah serupa juga dilakukan dengan mendorong pembeli membawa tas belanja sendiri. Cara ini dinilai cukup membantu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap plastik yang harganya terus meningkat.

Dampak kenaikan harga plastik juga dirasakan Dina (29), penjual minuman kemasan di kawasan Kedaton. Ia menyebut harga gelas plastik dan tutupnya naik dalam beberapa pekan terakhir, sehingga biaya produksi ikut membengkak. Untuk menjaga penjualan, Dina memilih membeli bahan dalam jumlah besar agar mendapat harga lebih murah serta menyediakan varian minuman ukuran lebih kecil.

Sementara itu, Rudi (45), pemilik usaha laundry, menghadapi kenaikan biaya dari plastik pembungkus pakaian. Ia menyiasati dengan mengurangi ketebalan plastik dan menawarkan opsi tanpa plastik bagi pelanggan yang bersedia membawa tas sendiri, meski tetap mempertimbangkan penyesuaian harga secara hati-hati.

Para pelaku usaha berharap harga plastik segera stabil agar tidak semakin membebani usaha kecil. Kenaikan komoditas sederhana ini terbukti berdampak luas terhadap keberlangsungan bisnis, terutama bagi pelaku UMKM yang bergantung pada efisiensi biaya operasional.(*/d)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post