SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menegaskan komitmennya terhadap pendidikan usia dini dengan menyatakan bahwa setiap ibu kota kecamatan di wilayahnya wajib memiliki satu satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri.
Saat ini, dari total 17 kecamatan yang ada di Kotim, baru empat kecamatan yang memiliki PAUD negeri, yakni Kecamatan Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Kota Besi, dan Parenggean. Halikinnor menyebut, data ini masih sementara dan akan terus dikembangkan.
“Kita tidak sedang bersaing dengan swasta. Tapi ini bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan akses pendidikan usia dini merata,” tegas Halikinnor.
PAUD sebagai Gerbang Awal Pendidikan 13 Tahun
Kebijakan ini sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun yang kini dicanangkan pemerintah dimulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Halikinnor menekankan pentingnya PAUD sebagai fondasi awal pendidikan anak.
“PAUD bukan tempat anak dipaksa membaca atau berhitung. Tapi tempat mereka mengenal lingkungan, belajar bersosialisasi, dan bermain. Kalau anak sudah terbiasa di PAUD, maka ketika masuk SD tidak kaget dan lebih siap secara mental,” jelas bupati menjabat sudah periode ini.
Bermain Sambil Belajar, Bukan Sebaliknya
Bupati juga mengingatkan para orang tua agar tidak memiliki ekspektasi berlebihan terhadap anak usia dini. Menurutnya, tujuan utama PAUD bukan membuat anak bisa membaca secepat mungkin, melainkan membangun kesiapan mental, emosional, dan sosial mereka.
“Kalau anak langsung disuruh belajar membaca, bisa stres. PAUD itu tempat bermain yang mendidik, bukan ruang kelas dengan tekanan,” ujarnya yang juga pernah menjabat sebagai Sekda Kotim ini..
Langkah Bertahap, Komitmen Tegas
Meski baru empat kecamatan yang memiliki PAUD negeri, Halikinnor memastikan bahwa pembangunan satuan PAUD akan dilakukan secara bertahap. Setiap ibu kota kecamatan ditargetkan memiliki minimal satu PAUD negeri sebagai bentuk kehadiran negara dalam pendidikan sejak usia dini.
“Inilah investasi masa depan. Kalau anak-anak kita disiapkan sejak dini dengan baik, kita sedang menyiapkan generasi emas Kotim di masa depan,” tutupnya. (fin/fin)














