GERBANGDESA.COM, Jakarta – Yogyakarta tak henti-hentinya menawarkan pesona wisata yang memikat hati. Bagi wisatawan yang merindukan suasana pedesaan yang asri dan menenangkan, Lembah Desa Pulutan hadir sebagai jawaban.
Terletak di Dusun Temu, Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, destinasi ini menyuguhkan hamparan sawah hijau yang membentang luas dengan udara sejuk, menjadikannya tempat pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota untuk bersantai bersama keluarga maupun kerabat.
Daya tarik utama Lembah Desa Pulutan terletak pada kesederhanaan konsepnya yang menyatu dengan alam. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni Rp 5.000 per orang, pengunjung sudah mendapatkan segelas teh gula batu yang hangat.
Minuman sederhana ini menjadi teman yang pas untuk menikmati semilir angin di tengah persawahan, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan tak terlupakan di bawah langit Gunungkidul.
Fasilitas yang ditawarkan pun cukup lengkap untuk memanjakan pengunjung. Di tengah hamparan sawah, terdapat deretan saung gazebo yang siap menjadi tempat bersantai sembari menyantap hidangan.
Pengunjung dapat memesan beragam menu kuliner lokal, mulai dari aneka gorengan, nasi pecel, hingga camilan ringan di warung-warung sekitar. Menikmati kuliner ndeso di tengah pemandangan hijau tentu memberikan sensasi kenikmatan tersendiri.
Tak hanya sekadar tempat makan dan bersantai, Lembah Desa Pulutan juga ramah bagi keluarga dan anak-anak. Terdapat aliran air di bawah saung gazebo yang dipenuhi ikan-ikan, memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi dengan memberi makan ikan tersebut.
Aktivitas sederhana ini menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus momen bonding yang berkualitas antara orang tua dan buah hati.
Bagi para pemburu konten media sosial, destinasi ini adalah surga tersembunyi. Pengelola telah menata kawasan ini dengan apik, menyediakan berbagai spot foto yang instagramable mulai dari pintu masuk hingga ke area tengah sawah.
Latar belakang persawahan yang hijau dan tertata rapi menjanjikan hasil foto yang estetik. Selain itu, fasilitas penunjang seperti toilet, musala, hingga panggung untuk senam atau live music juga tersedia demi kenyamanan pengunjung.
Lembah Desa Pulutan beroperasi setiap hari, mulai Senin hingga Minggu, dari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Fleksibilitas waktu ini memungkinkan wisatawan untuk menikmati suasana pagi yang segar atau syahdunya malam pedesaan.
Sebuah destinasi yang menawarkan harmoni antara keindahan alam, kuliner lokal, dan kehangatan suasana, menjadikan Lembah Desa Pulutan layak masuk dalam daftar kunjungan Anda saat berada di Yogyakarta. (*/d)
Sumber: travel detik















