JAKARTA, gerbangdesa.com – Pada akhir Maret 2023, Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Poros Wahno, Abepura, Provinsi Papua. Tujuannya sebagai salah satu cara mempersiapkan anak muda jelang masa bonus demografi yang segera dialami Indonesia.
Melalui PYCH ini, Badan Intelijen Negara (BIN) merangkul dan memfasilitasi para talenta muda Papua agar menjadi generasi unggul, kreatif, dan berjiwa pelopor.
Para anak muda itu, bergerak di berbagai sektor, meliputi pertanian, perikanan, perternakan, industri kreatif, pendidikan dan kesehatan, UMKM dan e-commerce, sosial budaya, termasuk pelestarian suku bahasa di Papua.
Ada juga bidang teknologi. Di bidang itu, sekelompok Siswa SMK Negeri 3 Jayapura, Papua, berhasil mengembangkan sebuah sistem operasi yang ditanamkan langsung ke dalam smartphone (gawai) dan laptop dengan brand TOP.ID. TOP.ID adalah kepanjangan dari ‘Torang Papua Indonesia’.
“Sistem operasi yang dikembangkan siswa SMK di Papua ini didesain memiliki sistem pengamanan terhadap data pribadi yang tinggi. Memiliki fitur-fitur canggih sehingga memudahkan penggunaan smartphone dan laptop,” kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BIN, Armi Susandi yang dilansir melalui indonesia.go.id, Minggu 21 mei 2023.
Dia menjelaskan, sistem operasi TOP.ID cukup unik dan memiliki tampilan yang menarik dan mudah dioperasionalkan.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa anak muda Papua memiliki potensi besar dalam bidang teknologi dan dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang mampu bersaing dengan produk negara lain,” pungkasnya.
Sekedar diketahui TOP.ID merupakan brand smartphone dan laptop pertama rakitan anak Papua. Saat ini brand tersebut telah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Smartphone TOP.ID menggunakan model M13, RAM 12 GB dan ROM 512 GB. Menggunakan android versi 11.0 resolusi 1440×3040. Sedangkan, laptop dirancang menggunakan memori sebesar 8192 MB kecepatan baca mencapai 2133 MHz. (*/fin)















