TANJUNG BATU, gerbangdesa.com – Kampung Tanjung Batu di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai dikembangkan menjadi objek wisata lokal maupun mancanegara. Salah satu daya tarik di kawasan ini adalah hutan bakau (mangrove).
“Kita memiliki hutan bakau yang luar biasa yang berpotensi tidak hanya menjadi objek wisata tetapi juga tempat studi, penelitian dan memenuhi fungsi utamanya sebagai penyedia manfaat ekologis,” kata Kepala Kampung Tanjung Batu Jorjis yang dilansir melalui republika.co.id, Minggu 9 April 2023.
Mangrove tersebut berada di pesisir timur ibu kota Kabupaten Pulau Derawan, memanjang dari utara ke selatan. Dari ratusan hektar mangrove, dipilih 3,96 hektar untuk dikelola sebagai obyek wisata.
Di kawasan terpilih terdapat wisata alam seperti hutan bakau berumur seabad, aneka satwa dan pemandangan alam yang begitu indah ketika matahari tenggelam (sunset).
Sebagai fasilitas wisata, di kawasan itu dibangun jembatan mengelilingi hutan. Juga termasuk menara observasi dan dua gazebo.
Jembatan sepanjang 2 kilometer dan lebar 2 meter yang mengelilingi kawasan mangrove ini sengaja dibuat lebih lebar dari tempat wisata mangrove lainnya. Ada juga pagar pengaman di jembatan.
Jembatan itu dibangun atas bantuan Alokasi Dana Desa (ADK) dan Konsorsium LSM Java Learning Community (Javlec). (*)















