15.842 Hotspot Mengintai, Kotim Kini Menanti Hujan dari Langit

GERBANGDESA.COM, Sampit – Langit menjadi tumpuan harapan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) setelah panas, kekeringan dan kepungan asap belum sepenuhnya beranjak.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi, BMKG H Asan Sampit memprakirakan peluang hujan lokal hingga ringan pada 7 dan 8 September 2026.

Namun, hujan tersebut belum dipastikan mengguyur seluruh wilayah Kotim secara merata.

Prakirawan BMKG H Asan Sampit, Mitra Hutauruk, mengatakan kondisi atmosfer mulai mendukung pertumbuhan awan hujan, salah satunya dipengaruhi pola angin konfluensi yang membuat massa udara berkumpul dan mengalami pengangkatan.

“Pada 7 dan 8 September terdapat peluang hujan lokal hingga hujan ringan di wilayah Kotawaringin Timur,” ujar Mitra, Sabtu (5/9/2026).

Kendati demikian, sifat hujan yang lokal dan sporadis membuat sebagian kawasan masih berpotensi bertahan dalam kondisi panas dan kering.

Harapan akan hujan datang ketika situasi karhutla Kotim masih mengkhawatirkan.

Berdasarkan catatan Satgas Karhutla Kotim hingga awal September 2026, tercatat 639 kejadian dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.625,58 hektare.

Sementara itu, pemantauan menunjukkan 15.842 hotspot, melonjak dibandingkan 21 Agustus yang tercatat 6.793 titik.

Dampaknya bukan hanya kerusakan lahan, tetapi juga asap yang mengganggu kualitas udara, jarak pandang dan aktivitas masyarakat.

Hingga minggu ke-28 2026, Dinas Kesehatan Kotim juga mencatat 14.987 kasus ISPA.

Bagi masyarakat, hujan bukan sekadar perubahan cuaca, melainkan secercah harapan untuk meningkatkan kelembapan tanah, membasahi vegetasi kering dan membantu menekan potensi munculnya titik api baru.

Namun Mitra mengingatkan, peluang hujan belum bisa dianggap sebagai tanda berakhirnya musim kering.

“Potensi hujan ini belum dapat dijadikan tanda bahwa kondisi kering sudah berakhir. Masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Di tengah 15.842 hotspot yang masih mengintai, Kotim kini menanti jawaban dari langit apakah hujan benar-benar turun, atau panas kembali memperpanjang ancaman karhutla. (sgt/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post