Rambo Si Sapi Jumbo Hampir 1 Ton Jadi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga Kotim

GERBANGDESA. COM, Sampit – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menyalurkan sapi kurban berukuran jumbo untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Tahun ini, sapi jenis limosin dengan bobot hampir satu ton tersebut diberi nama Rambo.

Sapi kurban itu berasal dari peternakan milik Syarif di Sampit dan direncanakan akan diserahkan kepada Masjid Islamic Center Sampit untuk pelaksanaan ibadah kurban.

Syarif mengungkapkan rasa syukurnya karena kembali dipercaya menyediakan sapi kurban presiden untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

“Alhamdulillah, tahun ini saya kembali mendapat amanah menyediakan sapi kurban Presiden Republik Indonesia untuk Iduladha. Rencananya sapi tersebut akan disalurkan ke Masjid Islamic Center Sampit,” ujarnya, Rabu (13/5).

Ia menjelaskan, selama dua tahun terakhir pihaknya diminta menyiapkan dua ekor sapi kurban presiden, masing-masing untuk Kabupaten Kotim dan Kabupaten Seruyan.

Untuk sapi yang akan disalurkan di Kotim, seluruh persyaratan telah terpenuhi dan sudah disepakati. Sedangkan sapi untuk Desa Pembuang Hulu, Kabupaten Seruyan, masih dalam proses karena bobot sapi yang tersedia belum memenuhi standar yang ditentukan.

“Informasinya, sapi untuk Desa Pembuang Hulu belum mencapai berat ideal. Syarat sapi presiden harus memiliki bobot lebih dari 900 kilogram, sehingga kami diminta menyiapkan pengganti dan saat ini masih berproses,” jelasnya.

Menurut Syarif, pemilihan sapi kurban presiden dilakukan oleh Dinas Provinsi Kalimantan Tengah. Peternakannya dipilih karena memiliki sapi impor berkualitas unggul dengan ukuran tubuh besar, khususnya jenis limosin asal Australia.

Ia menilai sapi impor memiliki pertumbuhan bobot yang lebih cepat dibanding sapi lokal serta harga jual yang lebih stabil di pasaran. Saat ini, harga sapi dengan ukuran dan kualitas serupa diperkirakan mencapai Rp85 juta hingga Rp90 juta per ekor.

“Kalau sapi impor kualitas tubuhnya bagus, pertumbuhan bobotnya cepat, dan harga jualnya juga stabil. Selain itu, lebih jarang terserang penyakit karena perawatan kesehatannya rutin,” katanya.

Untuk menjaga kualitas ternak, Syarif memberikan pakan khusus berupa campuran ampas tahu dan bungkil sawit yang membantu meningkatkan berat badan sapi.

“Makanan itu memang untuk membentuk kualitas tubuh sapi, sehingga bobotnya bisa besar seperti Rambo,” tuturnya.

Ia menambahkan, Rambo awalnya memiliki berat sekitar 600 kilogram saat dibeli pada usia tiga tahun. Setelah hampir satu tahun menjalani perawatan dan pola pakan khusus, bobotnya kini mendekati satu ton.

“Ketika pertama saya beli, usia Rambo tiga tahun dengan berat sekitar 600 kilogram. Sekarang usianya empat tahun dan bobotnya hampir satu ton,” pungkasnya. (*/f)

Tags

Share this post:

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post