GERBANGDESA.COM, Sampit – Usulan keras datang dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Kotim untuk segera menyediakan rumah singgah bagi warga yang berobat di Kota Palangka Raya, khususnya pasien yang menjalani terapi cuci darah.
Menurut Riskon, desakan ini muncul setelah dirinya menerima banyak keluhan warga saat melakukan reses baru-baru ini. Banyak pasien asal Kotim terpaksa dirujuk ke Palangka Raya karena fasilitas di RSUD dr. Murjani Sampit masih terbatas untuk pelayanan cuci darah.
“Beban warga kita sangat berat. Mereka bukan hanya harus berjuang melawan penyakit, tapi juga melawan tekanan ekonomi,” tegas Riskon, akhir pekan tadi.
Ia mengungkapkan, banyak warga dari kalangan ekonomi lemah yang terpaksa menumpuk biaya transportasi, penginapan, dan kebutuhan hidup selama mendampingi keluarga berobat. Ironisnya, ada warga Kotim yang sampai meminta-minta di jalan di Palangka Raya demi bertahan hidup.
“Ini kondisi yang sangat memprihatinkan. Pemerintah daerah harus hadir. Jangan biarkan warga sakit sekaligus miskin di tempat orang,” ujarnya dengan nada keras.
Politisi Partai Golkar itu menilai, pembangunan rumah singgah bukan sekadar fasilitas tambahan, tapi bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap warganya yang tengah berjuang melawan penyakit.
“Sudah saatnya Pemkab Kotim bergerak cepat. Rumah singgah akan sangat membantu meringankan beban pasien dan keluarganya,” pungkasnya. (fin/fin)















