Lingkungan dan Drainase Disorot, Yudi Siap Gerakkan Gotong Royong

GERBANGDESA.COM, Sampit – Kondisi lingkungan dan drainase di Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi sorotan dalam momentum serah terima jabatan Plt Camat dari Oktav Pahlevi kepada Yudi Aprianur di Aula Sei Baamang, Senin (4/5/2026).

Dua persoalan tersebut dinilai mendesak untuk segera ditangani seiring pesatnya pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, khususnya periode 2024–2026, pembangunan di Baamang mengalami peningkatan signifikan, terutama sektor perumahan subsidi.

Namun, laju pembangunan itu belum diimbangi dengan penataan lingkungan dan sistem drainase yang memadai.

“Baamang adalah salah satu wajah Kota Sampit, sehingga kebersihan dan tata lingkungan harus menjadi perhatian serius,” tegas Yudi kepada wartawan media siber gerbangdesa.com, usai Sertijab.

Ia menekankan bahwa upaya pembenahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus ada dukungan semua pihak.

“Kami mohon dukungan karena Baamang tidak mungkin bergantung pada saya sendiri, melainkan perlu keterlibatan kelurahan, desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda,” ujar Yudi yang juga pernah menjabat Plt Kepala DPMD Kotim itu.

Sesuai penugasan, Yudi akan memimpin Baamang selama tiga bulan ke depan dan berkomitmen memaksimalkan waktu tersebut untuk mendorong perubahan.

Sebagai langkah awal, ia akan menghidupkan kembali budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Baamang.

Program ini dinilai penting, mengingat genangan air sempat terjadi di sejumlah titik usai hujan deras beberapa jam, termasuk di kawasan Baamang Tengah sekitar Jalan Cristopher Mihing dan Jalan Walter Condrad.

“Gotong royong akan segera kita galakkan agar lingkungan bersih dan drainase kembali lancar,” pungkasnya. (fin/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post