GERBANGDESA.COM, Sampit – Momentum Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, untuk menggelar kegiatan berbagi sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Melalui program bertajuk HIPMI Berbagi, organisasi ini membagikan sebanyak 500 gelas kopi robusta khas Kalimantan Tengah kepada masyarakat sebagai sajian berbuka puasa. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Safari Ramadan bersama Gubernur Kalimantan Tengah di Masjid Islamic Centre Sampit.
Ketua Umum BPC HIPMI Kotim, Muhammad Rifki, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar berbagi, tetapi juga menjadi upaya nyata memperkenalkan kualitas produk lokal kepada masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa kopi robusta asal Kalimantan Tengah memiliki cita rasa khas yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara HIPMI dan pelaku UMKM dalam memperluas jangkauan pasar produk lokal. Dengan menghadirkan kopi siap minum secara gratis, masyarakat dapat langsung merasakan kualitas produk yang ditawarkan.
Dalam pelaksanaannya, HIPMI Kotim menggandeng sejumlah pelaku usaha kopi lokal, di antaranya Arut Mentaya Coffee dan ATOS. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi para pelaku usaha sekaligus memperkuat ekosistem bisnis kopi di daerah.
Rifki menyebutkan, pembagian ratusan cup kopi tersebut juga menjadi momentum penting bagi UMKM untuk semakin dikenal oleh masyarakat. Selain meningkatkan eksposur produk, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih besar di masa mendatang.
Tak hanya berbagi, kegiatan ini juga dirangkai dengan agenda buka puasa bersama yang dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, jajaran HIPMI, serta masyarakat setempat. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Lebih lanjut, Rifki menilai Safari Ramadan menjadi sarana strategis dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor UMKM berbasis produk unggulan daerah.
HIPMI Kotim juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong generasi muda agar berani mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Produk-produk daerah dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik dan dipasarkan secara tepat.
Melalui kegiatan ini, HIPMI Kotim berharap tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi produk kopi lokal sebagai salah satu komoditas unggulan Kalimantan Tengah.
Ke depan, organisasi ini optimistis para pengusaha muda di Kotawaringin Timur mampu terus berkembang dan membawa produk lokal menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (*/f)















