Polisi Ringkus Pembunuh Wanita Muda di Tualan Hulu

SAMPIT – Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Rina (20), warga Desa Merah, Kecamatan Tualan Hulu. Dalam waktu kurang dari empat hari, pelaku berhasil diringkus dan kini diamankan di Mapolres Kotawaringin Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Tragedi bermula pada Jumat malam (3/10/2025) ketika korban ditemukan tewas mengenaskan di dekat lapangan voli desa. Tubuhnya tergeletak hanya tiga meter dari sepeda motor yang digunakan. Luka di bagian leher, pipi kiri, dan punggung menunjukkan adanya tanda kekerasan, sementara ponsel dan dokumen Program Keluarga Harapan (PKH) miliknya hilang.

Penemuan jasad Rina membuat warga Desa Merah geger. Keluarga yang cemas karena korban tak kunjung pulang setelah pamit mengecek surat PKH, akhirnya menemukan tubuhnya dalam kondisi mengenaskan.

“Kami menemukannya sudah tak bernyawa. Lokasinya di dekat lapangan voli, tidak jauh dari jalan utama,” kata Iper Sahidar (40), paman korban, dengan nada berduka.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Setelah menelusuri jejak polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Ia ditangkap di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian

Sementara itu, keluarga korban hanya bisa berharap keadilan ditegakkan. Jenazah Rina telah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat dengan suasana duka yang mendalam.

“Kami percaya polisi bekerja profesional. Harapan kami, pelaku dihukum setimpal,” ujar sang paman lirih.

Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa kejahatan bisa terjadi bahkan di lingkungan yang dianggap aman. Di tengah duka yang belum usai, warga Desa Merah berharap tragedi serupa tak akan terulang lagi. (*/red)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post