GERBANGDESA.COM SAMPIT – Forum Camat Seluruh Indonesia (Forcasi) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengusulkan agar pameran Sampit Expo diaktifkan kembali.
Hal itu terungkap pada saat Rapat Mitra Kerja
Komisi I dalam rangka pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung Paripurna DPRD Kotim, Rabu 2 Juli 2025.
Ketua Forcasi Kotim Dedy Purwanto mengatakan, pameran Sampit Expo sejak Covid-19 hingga sekarang tidak pernah diaktifkan lagi.
“Melalui forum ini, kami dari Forcasi Kotim mengusulkan Sampit Expo diaktifkan kembali serta tambahan untuk anggaran untuk kecamatan,” ucap Dedy pada saat rapat mitra kerja di gedung DPRD Kotim.
Dedy menilai dengan adanya Sampit Expo akan memberikan peluang kepada kecamatan, kelurahan dan desa untuk menampil hasil karya kepada masyarakat secara umum.
Tidak hanya itu, lanjutnya, juga memperkenalkan daerah tentang kearifan lokal, seni dan budaya serta kemajuan yang dimiliki oleh masing-masing kecamatan.
“Kami harapkan juga, anggaran untuk kegiatan Sampit Expo terutama di kecamatan ditambahkan menjadi Rp30 juta, sebab, pameran tidak hanya menyewa stand melainkan ada tambahan lainnya,” ujar Dedy yang juga menjabat Camat Pulau Hanaut ini.
Apa yang disampaikan Ketua Forcasi Kotim ini ditanggapi oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim Eddy Mashami. Ia menyarankan kepada Bagian Anggaran (Banggar) untuk memuluskan usulan tersebut.
“Sampit Expo ini merupakan event besar, saya sarankan agar usulan ini diamankan karena tujuannya sangat bagus kedepannya,” ucap Eddy dihadapan yang hadir pada Rapat Mitra Kerja Komisi I di gedung wakil rakyat.
Mantan Camat Pulau Hanaut ini juga membenarkan bahwa Sampit Expo sejak Indonesia dilanda Covid-19 tidak pernah diselenggarakan kembali hingga Sekarang.
Melalui rapat mitra kerja ini, tambahnya, membuka peluang kembali agar pameran Sampit Expo diaktifkan setidaknya paling lambat 2026 mendatang.
“Kalau memang ada anggaran bisa dilaksanakan pada tahun ini,” pungkasnya. (fin/fin)















