NTB, gerbangdesa.com – Seorang siswa Madrasah Aliah (MA) berinisial JA ditemukan tewas dengan luka bakar di kamarnya. Laki-laki berusia 16 tahun asal Dusun Tambun, Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu diduga tewas akibat tersengat listrik.
Kapolsek Praya Tengah Iptu Agus Priyatno mengungkapkan, hampir sebagian tubuh JA hangus terbakar. Ada luka bakar di dada, tangan kiri, leher, dan kepala.
“Hasil pemeriksaan sementara, korban meninggal dunia akibat ledakan ponsel yang ditagih dan membakar tubuh korban,” kata Agus.
Menurut Agus, keluarga JA tidak mendengar suara ledakan karena kamar mereka ada di belakang rumah. JA ditemukan tewas oleh ayahnya sekitar pukul 06.30 WITA. Saat itu, ayah JA berniat membangunkan anaknya untuk sholat subuh.
“Handphone korban bisa meledak saat korban sedang berbicara di telepon atau bermain game atau menonton sambil mengisi daya di kamar korban,” kata Agus.
Agus mengungkapkan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kejadian tersebut. Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi. Pihak keluarga, kata Agus, menolak untuk melakukan otopsi terhadap jenazah JA dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. “Siang ini korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata Agus. (*/ary)
sumber: kompas.com














