SAMPIT, gerbangdesa.com – Pengaspalan jalan poros menuju dermaga penyeberangan Desa Terantang dan Terantang Hilir wilayah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), selesai dikerjakan.
Pantauan Gerbang Desa. Panjang jalan yang sudah diaspal sekitar 700 meter dan lebar kurang lebih 3,5 meter. Dana yang digelontorkan melalui Tahun Anggaran 2022 Rp 1,055.000.000, dengan pemenang tender CV Karya Abadi Sentosa.
Akan tetapi, meskipun telah dilelang melalui proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kotim. Namun diduga dianggap ada kejanggalan.
“Iya, ada kejanggalan karena proyek itu tidak masuk melalui Musrenbang,” ucap Kepala Desa Tinduk Kasmudin saat dikonfirmasi wartawan media siber gerbang desa via telepon, Jumat 3 Pebruari 2023
Dijelaskannya, tahun 2021 Kecamatan Baamang menggelar Musrenbang RKPD tingkat kecamatan membahas berbagai aspirasi masyarakat dari 5 kelurahan dan 1 desa.
Pada saat kegiatan yang dipusatkan di aula Kecamatan Baamang itu, kata Kasmudin, tidak ada yang mengusulkan atau membacakan bahwa jalan poros menuju dermaga penyeberangan Desa Terantang masuk dalam kegiatan tersebut.
“Nah, pada saat Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2022, di forum itupun saya hadir, tapi tidak dibacakan atau diinformasikan bahwa jalan poros itu akan dibangun, faktanya, tau-tau sudah dikerjakan menjelang akhir tahun kemarin,” ujarnya.
Dia menyayangkan, mengapa jalan poros itu lebih diprioritaskan dibandingkan dengan jalan kabupaten menuju Desa Tinduk yang sudah diusulkan selama 7 tahun, tapi belum juga direalisasikan.
“Kalau usulan peningkatan jalan kabupaten menuju ke desa kami itu betul-betul sudah acapkali diusulkan melalui Musrenbang desa dan tingkat kecamatan. Justru, usulan kami ini terasa berat dikabulkan,” keluhnya.
Kasmudin menyadari bahwa pemenang tender dan sekaligus anggota DPRD Kotim Dapil II Baamang-Seranau juga merupakan putra Desa Terantang, sehingga harap dimaklumi lebih berpihak kepada pembangunan menuju ke desanya.
“Desa Tinduk juga masuk Kecamatan Baamang, tapi perhatian para wakil rakyat Dapil II tidak banyak berpihak kepada masyarakat kami, terutama membantu dalam pembangunan desa, walaupun Baamang ini hanya punya satu desa, yakni Desa Tinduk,” tutupnya. (2d/fin)















