GERBANGDESA.COM, Kuala pembuang – Pesisir Pantai Sungai Rambai, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah kembali geger.
Setelah sebelumnya diguncang penemuan sekoci darurat (life raft), warga setempat kembali menemukan sesosok jasad terdampar pada Minggu (20/9/2026) sore sekitar pukul 15.54 WIB.
Kondisi jasad yang masih mengenakan rompi pelampung berwarna oranye tersebut langsung menyedot perhatian publik serta memicu dugaan kuat terkait inseden kecelakaan laut di perairan sekitar.
Penemuan pertama kali dilaporkan oleh warga kepada ketua RT setempat sebelum akhirnya diteruskan ke aparat desa dan kepolisian.
Kepala Desa Sungai Perlu, Siti Halisah, membenarkan adanya temuan mengejutkan tersebut.
Penanganan cepat langsung dilakukan oleh pihak kepolisian dengan menerjunkan tim ke lokasi kejadian guna melakukan pemeriksaan awal serta mengevakuasi jasad menuju fasilitas medis untuk identifikasi lebih lanjut.
“Benar, kami menerima laporan dari Ketua RT I bahwa ada warga yang menemukan jasad terdampar di pesisir Pantai Sungai Rambai,” ujar Siti Halisah saat mengonfirmasi kejadian tersebut.
Kawasan pesisir Seruyan belakangan memang menjadi titik fokus pencarian korban musibah kapal KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Indikasi keterkaitan makin menguat mengingat beberapa waktu lalu warga menemukan life raft bertuliskan nama kapal tersebut terdampar di wilayah yang sama.
Kendati demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa temuan jasad berpelampung ini belum bisa dipastikan secara resmi sebagai salah satu korban KM Virgo Transport 8.
Proses identifikasi medis dan pemeriksaan barang peninggalan yang melekat pada tubuh korban kini menjadi kunci utama untuk mengungkap identitas misterius sang jenazah.
Bagi keluarga korban musibah kapal yang hingga kini diliputi kecemasan, setiap perkembang di garis pantai Seruyan menghadirkan titik terang sekaligus ujian kesabaran.
Hasil visum dan identifikasi resmi dari pihak berwenang diharapkan dapat segera memberikan kepastian hukum dan menjawab teka-teki penemuan ini.
“Setiap temuan di sepanjang pesisir tentu menjadi petunjuk penting, namun kepastian identitas korban tetap menjadi hal yang paling dinantikan oleh keluarga yang sedang menunggu kabar,” ungkap salah satu pihak penanganan di lapangan. (sgt/fin)













