JATIM, gerbangdesa.com – Biji kurma bagi kebanyakan orang tidak memiliki nilai ekonomis. Item ini dibuang begitu saja setelah memakan dagingnya. Namun, di tangan Muhamad Nuhin (56), warga Desa Ngrandulor, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, biji kurma justru menjadi barang berharga setelah diolah menjadi minuman serbuk.
Mengutip Antara, Kamis (20/7/2023), Muhamad Nuhin mengaku awalnya mengolah biji kurma menggunakan metode sangrai. Ternyata, atas hasil persiapannya itu ia digugat oleh rekan-rekannya.
“Ini berawal dari permintaan teman untuk membuat kopi dengan biji kurma lagi. Karena suka, ikut menyebarkan,” ujarnya di Jombang, Rabu. Ia mengatakan, bubuk biji kurma diperoleh dengan mengolah biji kurma yang diekstrak dari pabrik sari kurma.
Sebelum diolah, biji kurma dibersihkan dengan cara dicuci terlebih dahulu kemudian dijemur. Diperlukan waktu sekitar tiga hari agar benih benar-benar kering dan tidak lengket. Mengolah biji kurma sama seperti mengolah biji kopi.
Setelah tanggal kering biji dikeluarkan kemudian di angin-anginkan beberapa saat. Peralatan juga disiapkan untuk memanggang biji kurma yaitu kompor dengan alat penyangrai manual. Setelah menyalakan kompor dan memanaskan sangrai, biji kurma kering ditambahkan dan dimasak.
Jika sudah hampir matang, masukkan kapulaga dan jahe, masak kembali hingga semuanya matang sempurna. Setelah matang dan berwarna keemasan, matikan api lalu masukkan hand machine, lalu isi dituang.
Biji kurma coklat matang didinginkan. Setelah dingin, haluskan dengan mesin penghalus. Prosesnya sama seperti membuat kopi.
Muhamad Nuhin menjelaskan bahwa biji kurma ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, apalagi ditambah dengan bumbu jahe dan kapulaga. Beberapa manfaat kesehatan antara lain menyembuhkan batu ginjal, menjaga kesehatan jantung, melancarkan sistem pencernaan, mencegah osteoporosis, mengontrol kolesterol dan manfaat lainnya.
“Manfaatnya banyak, bisa mengatasi kolesterol, asam urat,” ujarnya.
Membuat minuman dari biji kurma ini, katanya, tidak sulit. Biji kurma bubuk ditambahkan ke segelas air panas. Jika mau, tambahkan gula agar lebih manis. Namun, kata dia, biji kurma ini memiliki rasa yang manis, karena kurma sudah manis maka bisa digunakan sebagai pengganti gula.
“Minuman ini rasanya manis, aromanya harum. Yang sudah tahu dan pernah mencicipi pasti paham dengan rasa kopi kurma,” ujarnya.
Sebungkus kopi biji kurma buatan Muhamad Nuhin dihargai Rp 20.000 untuk sebungkus 200 gram. Selama ini Muhamad Nuhin telah memasarkan produknya melalui media sosial dengan wilayah penjualan di seluruh Jawa Timur. (*/ary)
sumber : kompas.com














