Ini Tradisi Warga Desa Todang-Todang Sambut Hari Raya Idul Adha

GERBANGDESA.COM – Desa Todang-Todang, kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, punya kebiasaan ketika merayakan Idul Adha yang masih kental dilakukan oleh masyarakat setempat.

Perayaan Idul Adha di desa Todang-Todang tidak jauh berbeda dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri, baik dari segi makanan maupun tradisi-tradisi yang lain.

Hanya saja memang umum terjadi di setiap daerah, saat Hari Raya Idul Adha, maka banyak pula orang yang berkurban dengan menyembelih sapi ataupun kambing.

Berikut beberapa tradisi saat perayaan Idul Adha di desa Todang-Todang diantaranya,

  1. Membuatan buras dan gogos di setiap rumah

Sehari sebelum hari Raya Idul Adha, pembuatan buras dan gogos di setiap rumah-rumah warga. Gogos dan buras menjadi makanan favorit dan seakan menjadi hal wajib ada di Desa Todang-Todang saat hari raya tiba.

Selain itu, ketupat juga kerap tak dilupakan untuk menemani buras dan gogos sebagai hidangan dalam menyambut tamu saat hari raya.

Uniknya, saat masak buras dan gogos sangat kentara pada tiap-tiap rumah, karena proses masaknya ada di samping-samping rumah. Hal itu bertanda kalau lebaran telah tiba, jejeran masak buras dan gogos pun sangat kentara.

  1. Silaturrahmi dan salam-salaman

Sama halnya perayaan Hari Raya Idul Fitri, budaya silaturrahmi dan salam-salaman masih menjadi budaya kuat di Desa Todang-Todang saat Hari Raya Idul Adha. Budaya salam-salaman ini sebagai bentuk untuk saling memaafkan antara satu dengan yang lain sampai tiga hari ke depan, budaya salam-salaman masih gencar dilakukan untuk mendatangi dari rumah ke rumah.

  1. Ziarah kubur

Ziarah kubur telah menjadi hal wajib dilakukan di Desa Todang-Todang saat Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga sangat kental saat Hari Raya Idul Adha. Momentum ziarah kubur menjadi salah satu cara untuk mengirimkan doa kepada anggota keluarga yang lebih dahulu menghadap kepada Sang Pencipta. Momentum ziarah kubur ini juga biasa terjadi sampai satu minggu setelah perayaan Hari Raya Idul Adha.

  1. “Mambaca” atau “mabbaca-baca”

“Mambaca” atau “mabbaca-baca” juga menjadi momentum yang juga tak pernah ditinggalkan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri maupun Hari Raya Idul Adha. Seakan tak afdol jika menyantap makanan di hari raya sebelum “mambaca.”

“Mambaca” adalah ritual membacakan doa sebagai ucapan syukur kepada Allah SWT. dihadapan hidangan seperti buras, gogos, pisang, dan menu pelengkap lainnya.

Itulah beberapa tradisi yang masih kental dan tetap dilestarikan di Desa Todang-Todang. Tradisi tersebut tentunya berjalan sudah sejak lama dan turun-temurun dilakukan saat perayaan hari raya umat muslim. (*/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post