JAKARTA, gerbangdesa.com – Empat penipu yang ditangkap di Sulawesi Selatan karena penipuan pembeli tiket konser grup Inggris Coldplay dibawa ke Jakarta. Mereka diperiksa di Polda Metro Jaya.
Sementara pelaku teridentifikasi: Muh Sofyan (23), Abbas (38), Adi (36) dan Muh Hamka (20).
Kepala Divisi Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar menjelaskan keempatnya ditangkap jajaran Divisi Cyber Crime Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Polda Sulsel. .
Total ada empat penjahat dan barang buktinya aman. Keempat tersangka dan timnya sudah tiba di Jakarta,” kata Carlos.
“Untuk peran-peran yang kami pelajari, yang akan disampaikan bersamaan dengan siaran persnya,” ujar Carlos.
Terpisah, Kabid Resmbob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara mengatakan keempat pelaku ditangkap setelah pihaknya menyelidiki keberadaan pelaku.
Dari hasil penyelidikan, mereka bersembunyi di sebuah rumah di Jalan Andi Haseng, Desa Pangkajene, Kecamatan Maritennggae, Kabupaten Sidrap.
Selain mengamankan empat pelaku, polisi juga mendapatkan sejumlah barang bukti. Di antaranya ada enam ponsel yang digunakan pelaku untuk menjual tiket konser Coldplay melalui jasa tiket (jastip).
“Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, ditemukan enam telepon genggam yang diduga digunakan untuk melakukan penipuan. Para pelaku kemudian diamankan di posko Resmobi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Dharma.
Lebih lanjut Dharma menjelaskan, prinsip pelaku adalah membuat akun Instagram @jastitiket.coldplay. Dengan akun Instagram yang kini sudah nonaktif, kreator menawarkan layanan booking murah tiket Coldplay. Tergiur, korban kemudian memesan dua tiket konser Coldplay seharga Rp9.350.000 dari akun Instagram tersebut. Ia diperbolehkan mengirimkan kode tiket setelah korban membayar.
“Korban mengirimkan uang namun sampai saat ini belum menerima surat tilang. Merasa ditipu, korban melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya,” tambah Dharma.
Dharma menjelaskan, saat ini keempat pelaku yang diamankan telah diserahkan ke Satreskrimsus Polda Metro Jaya untuk diproses lebih lanjut. “Pelaku dan barang bukti sudah diserahkan ke penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Dharma.
Sebelumnya, Direktur Divisi 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Cyber Direktur Charles Bagaisar menjelaskan, penyidikan ini dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat tentang maraknya penipuan tiket konser band asal Inggris Coldplay.
Hasil penyelidikan mengungkapkan, para pelaku kejahatan tersebut berada di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kami sudah mengirimkan tim untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Saat ini tim sudah turun ke lokasi dan kami mohon doa rekan-rekan untuk menangkap pelakunya,” kata Charles kepada wartawan, Rabu (31/5/2023) malam. . Dia mengaku menerima laporan polisi tentang penipuan tiket Coldplay hingga malam ini. Tentu saja, Direktorat Siber menyelidiki setiap laporan.
“Apakah ada hubungannya (dengan yang lain). Jelas kami serius menyelidiki kasus penipuan penjualan tiket konser Coldplay,” kata Carlos.
Menurutnya, para penjahat bekerja secara berkelompok. Jangan dikecualikan, jumlahnya lebih dari satu orang.
(*/ary)
dilansir dari: lipuratan6.com














