MAJALENGKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka, Jawa Barat, telah memetakan daerah yang terancam kekeringan pada musim kemarau 2023. Hasilnya, ada 30 desa terdampak yang terpencar di 12 kecamatan masuk daftar pemetaan tersebut.
“Ada 30 desa di 12 kecamatan yang rawan kekeringan pada saat musim kemarau tahun ini,” ucap Kepala BPBD Majalengka melalui Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda Rezza Permana yang dilansir melalui tribunjabar.id, Kamis 1 Juni 2023.
Berikut data 12 kecamatan dari BPBD Majalengka
- Kecamatan Argapura terdapat 7 desa
- Kecamatan Bantarujeg terdapat 1 desa
- Kecamatan Cikijing terdapat 1 desa
- Kecamatan Cingambul terdapat 3 desa
- Kecamatan Kertajati terdapat 1 desa
- Kecamatan Leuwiunding terdapat 2 desa
- Kecamatan Maja terdapat 4 desa
- Kecamatan Malausma terdapat 1 desa
- Kecamatan Rajagaluh terdapat 2 desa
- Kecamatan Sindang terdapat 4 desa
- Kecamatan Sumberjaya terdapat 2 desa
- Kecamatan Talaga terdapat 2 desa
Adapun 30 desa itu tersebar di berbagai daerah seperti di Majalengka Selatan, Majalengka Utara, dan Majalengka Timur.
“Yang paling rawan terdampak mengalami kekeringan itu ada di tujuh desa di Kecamatan Argapura, tujuh desa itu pada tahun sebelumnya mengalami krisis air bersih,” tegas Rezza. (*/fin)















