Varietas Padi Siam Epang Kotim Sudah Didaftarkan Kementerian Pertanian

SAMPIT, gerbangdesa.com – Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menilai beras siam epang tetap unggul dibandingkan dengan beras unggul lainnya, bahkan mampu bersaing dipasaran.

“Sebenarnya, peminat beras siam epang itu masih jadi primadona, walaupun beras ini tidak seperti beras pulen,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kotim Hj Sepnita kepada wartawan media siber gerbang desa, akhir pekan tadi.

Dia menjelaskan, penghasil beras terbesar paling banyak di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit. Sebab, menurut Sepnita, desa tersebut sudah ditetapkan Pemkab Kotim sebagai lumbung padi salah satu varietas siam epang.

“Lampuyang merupakan desa ditetapkan sebagai ketahanan pangan di Kotim, tapi, desa-desa lainnya juga ada petani padi, namun berasnya rata-rata pulen,” ujar istri Sekda Kotim Fajrurrahman ini.

Sepnita menegaskan bahwa varietas siam epang sudah didaftarkan di Kementerian Pertanian sebagai padi unggul di Kotim skala nasional.

“Varietas siam epang sudah kami daftarkan ke Kementerian Pertanian, jadi, kami harapkan padi unggul ini tetap dipertahankan dan ditanam untuk ketahanan pangan,” sarannya.

Sekedar diketahui, siam epang merupakan jenis padi gogo dan dianggap tahan terhadap curah hujan yang tinggi. Umur padi sekitar 6 bulan.

Biasanya petani menanam di Oktober dan panen pada bulan Maret. Produktivitas yang bisa dihasilkan dalam satu hektare bisa mencapai 10 ton gabah kering panen. (*/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post