GERBANGDESA.COM, Batulicin – Para petani di Desa Bumi Asih, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, terus meningkatkan produksi padi sawah guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penggunaan bibit unggul, penerapan pola tanam modern, serta pengelolaan lahan yang lebih optimal.
Ketua Kelompok Tani Desa Bumi Asih, Suli Sarwono, mengatakan hasil panen padi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Produksi gabah kering panen (GKP) pada 2026 tercatat mencapai sekitar 643,5 ton, naik sekitar 2,88 persen dibandingkan 2025 yang berada di angka 625 ton GKP.
Menurutnya, peningkatan hasil panen didukung oleh penggunaan varietas unggul dan penanganan penyakit tanaman yang lebih tepat. Selain itu, curah hujan yang cukup stabil selama musim tanam turut membantu memenuhi kebutuhan air di area persawahan sehingga produktivitas petani meningkat.
Lahan persawahan di Desa Bumi Asih yang mencapai sekitar 90 hektare dikelola oleh beberapa kelompok tani, yakni Kelompok Tani Maju Makmur seluas 25 hektare, Sido Makmur 25 hektare, Karya Bakti 18 hektare, serta Harapan Baru seluas 22 hektare. Seluruh kelompok tani tersebut aktif melakukan pengembangan pola tanam untuk meningkatkan hasil produksi.
Para petani di wilayah itu rata-rata melakukan penanaman padi dua hingga tiga kali dalam setahun. Namun, pada tahun ini mereka menargetkan peningkatan intensitas tanam hingga empat kali setahun guna memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Untuk mendukung target tersebut, petani menggunakan benih unggulan jenis hibrida Mapan 05 serta varietas Inpari Nutrizink dan Inpari 32. Sementara teknik budidaya yang diterapkan menggunakan sistem jajar legowo super dengan beberapa pola tanam, yang dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas tanaman padi.(*/d)













