SAMPIT, gerbangdesa.com – Pemerintah Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), mempercayakan Posyandu Kamboja I Desa Simpur ikut Lomba Posyandu Terbaik tingkat kabupaten.
“Walaupun sangat minim persiapannya, kami tetap optimis juara Lomba Posyandu Terbaik tingkat Kabupaten Kotim tahun 2023,” ucap Camat Kota Besi Gusti Mukafi pada saat memberikan sambutan dihadapan tim penilai di balai kemasyarakatan Desa Simpur, Selasa 4 April 2023.
Dia mengungkapkan, Posyandu Kamboja I ditunjuk sebagai perwakilan kecamatan dikarenakan di desa tersebut salah satunya mengenai angka stunting sudah tidak ada. Hal inilah, menurut Mukafi, pihak kecamatan mendorong agar posyandu tersebut ikut lomba yang digelar kabupaten.
“Kami sangat mendukung, karena program ini sangat strategis untuk membantu pemerintah melihat sejauhmana perkembangan pemberdayaan masyarakat terhadap posyandu yang ada di desa,” ujar Mukafi yang juga pernah menjabat Camat Baamang ini.
Sementara itu, Kepala Desa Simpur Khairil Anwar menceritakan beratnya membangun desa salah satu di sektor kesehatan. Salah satu kendala utama mengenai jalan tembus yang belum memadai jika dibandingkan dengan sekarang.
“Waktu pertama menjabat kepala desa sempat bingung, karena sempat mengalami kekosongan bidan dan perawat,” katanya dihadapan yang hadir pada saat pembukaan.
Disamping itu, lanjutnya, kondisi posyandu dulunya tidak megah sekarang, hal itu dikarenakan bangunan fisik sudah dilakukan rehabilitasi, sehingga layak digunakan untuk melayani masyarakat terutama kegiatan penanganan di bidang kesehatan.
Mewakili Bupati Kotim, Kabid PMD pada DPMD Kotim Nur Zubaidah menyampaikan bahwa yang mengikuti lomba ini hanya 6 posyandu desa yaitu, mekar jaya, samuda kecil, bapeang, pantai harapan, simpur, dan rawa sari.
“Yang mendaftar ikut lomba tahun ini sebenarnya ada sembilan desa, setelah diverifikasi hanya enam desa yang lolos berkas,” ujar Zubaidah.
Terkait Posyandu Kamboja I Desa Simpur optimistis juara, Zubaidah membenarkan. Pasalnya, kata dia, pasti meraih juara dikarenakan pesertanya hanya ada enam desa.
“Pasti juara, karena kami akan mengambil mulai dari juara harapan tiga, dua, dan satu, kemudian juara tiga, juara dua, dan juara satu. Yang juara satu akan mewakili Kotim ke tingkat Provinsi Kalteng tahun 2023,” katanya.
Pokja Kamboja I Paujiah pada saat memaparkan, Posyandu Kamboja I telah melakukan inovasi yakni, APEM REALITA yang disingkat menjadi ‘Ada Pemberian Reward Pada Balita Aktif.’
“Melalui inovasi ini, kami dapat memantau tumbuh kembang anak dengan melakukan pemeriksaan seperti penimbangan dan pengukuran setiap bulan di Posyandu Kamboja I Desa Simpur,” ujar Ipau sapaan akrabnya yang juga sebagai Kaur Pemerintahan Desa Simpur ini. (fin/fin)














