GERBANGDESA.COM, Kabupaten Kuningan – Transformasi ekonomi desa berbasis potensi lokal kian menunjukkan hasil nyata, salah satunya terlihat di Desa Pajambon, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Melalui optimalisasi sektor pertanian, peternakan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif, desa ini berhasil membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan hingga masuk dalam jajaran terbaik Program Desa BRILiaN.
Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat dengan komoditas unggulan seperti sayur-mayur, jambu merah, kopi, dan tanaman hias. Potensi tersebut dikembangkan secara terintegrasi dengan sektor pariwisata melalui destinasi Curug Lembah Cilengkrang dan Agrowisata Pakuon yang mulai dirintis sejak 2022 sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Kepala Desa Pajambon, Nani Arinngsih, menegaskan bahwa pendekatan klaster menjadi strategi utama dalam mengoptimalkan potensi desa. Melalui pengelompokan sektor usaha, setiap lini ekonomi dapat berkembang lebih terarah dengan dukungan penuh pemerintah desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut membuahkan hasil signifikan. Dari ribuan desa peserta Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon berhasil menembus 40 besar hingga masuk 15 besar tingkat nasional. Capaian ini dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan kawasan, khususnya Agrowisata Pakuon sebagai ikon ekonomi lokal yang terus berkembang.
Penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola berbagai unit usaha secara terintegrasi, mulai dari BUMDes Mart, agrowisata, hingga program ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan. Selain itu, layanan keuangan melalui BRILink turut memperluas akses transaksi dan inklusi keuangan masyarakat.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyebut Desa Pajambon sebagai contoh keberhasilan optimalisasi potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Melalui Program Desa.(*/d)
Sumber: Metrotvnews















