SULBAR, gerbangdesa.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), protes pembangunan asrama mahasiswa tidak kunjung selesai alias mangkrak.
Padahal, negara telah menggelontar anggaran sebesar Rp4 miliar lebih dari APBN melalui Balai Penyediaan Perumahan Wilayah II Sulawesi, Kementerian PUPR.
Pembangunan asrama itu dimulai 27 Juli 2022 dan dijadwalkan rampung 31 Desember 2022. Faktanya, hingga Mei 2023 pengerjaan proyek itu terkesan terbengkalai.
“Kami kecewa terhadap kinerja Satuan Kerja Balai Penyedia Perumahan karena pembangunan asrama mahasiswa sudah hampir setahun ini tidak dituntaskan,” ucap Ketua BEM STT Mamasa Guswandri yang dilansir dari tribun-sulbar.com, Sabtu 13 Mei 2023.
Dia menambahkan, para mahasiswa STT Mamasa sangat mengharapkan agar asrama yang telah dibangun itu setidaknya tetap dilanjutkan tahun ini.
“Kami meminta kepada pihak yang terkait dalam pembangunan asrama ini harus bertanggungjawab. Kami menilai bahwa ini telah merugikan semua pihak,” kata Guswandri ketika ditemui di lokasi Pembangunan Asrama, di Kampung Baru, Desa Buntu Buda, Mamasa.
Sebagai aksi protes, mahasiswa mencoret pagar di lokasi pembangunan dengan tulisan “Selesaikan Asramaku”. Bahkan, mereka juga memajang poster seruan aksi protes. (*/fin)















