Bocah 10 Tahun di Sampit Diduga Jadi Korban Perundungan, Sempat Enggan Sekolah

GERBANGDESA.COM, Sampit – Seorang siswi kelas III sekolah dasar (SD) berinisial S (10) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, diduga mengalami perundungan sejak Juli 2026.

Ejekan terkait kondisi ekonomi keluarga hingga tuduhan sebagai pencuri disebut kerap dilontarkan kepadanya. Kisah S menjadi perhatian setelah video kesaksiannya viral di media sosial.

Ibu S, Arini (51), membenarkan bahwa anaknya berulang kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman sekolahnya.

“Anak saya sering diolok-olok. Dibilang orang miskin, katanya orang miskin kadang pernah melihat uang,” ungkap Arini saat ditemui di rumahnya, Rabu (21/10/2026).

Ia juga mengaku anaknya kerap dituduh mencuri. Selain ejekan verbal, Arini menceritakan dugaan perusakan sepeda yang biasa digunakan S untuk berangkat sekolah.

Menurut Arini, perlakuan tersebut berdampak pada semangat belajar anaknya. S bahkan sempat enggan berangkat sekolah sehingga perlu dibujuk oleh ibunya dan anggota keluarga lainnya.

Arini mengaku telah mendatangi ibu anak yang diduga melakukan perundungan serta melaporkan persoalan tersebut kepada pihak sekolah.

Meski pihak sekolah disebut telah memberikan teguran, Arini menilai perlakuan serupa masih berlanjut.

Arini berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan agar anaknya bisa kembali belajar dengan tenang tanpa mengalami penghinaan.

“Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi yang mengolok-olok atau menghina anak saya,” harapnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya ingin persoalan antaranak tersebut diselesaikan dengan baik sehingga S dapat bersekolah tanpa rasa takut atau kehilangan semangat belajar. (hmn/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post