Senior Pers Kotim Ruslan Abdul Gani Berpulang, Tinggalkan Jejak Panjang di Dunia Jurnalistik

GERBANGDESA.COM, SAMPIT – Dunia pers Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali berduka. H. Ruslan Abdul Gani, SH bin Kanti Hamdan, salah satu jurnalis senior sekaligus mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim, meninggal dunia pada Selasa (29/9/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kabar duka tersebut dibenarkan Ketua PWI Kotim Siti Fauziah. “Iya, benar. Beliau meninggal dunia pagi tadi,” kata Siti.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Delima 5 Nomor 117, Sampit, dan rencananya dimakamkan pada hari yang sama.

Kepergian Ruslan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan insan pers di Kotim.

Namanya telah lama dikenal dalam perjalanan jurnalistik daerah.

Ia dipercaya memimpin PWI Kotim periode 2004–2007, ketika dinamika pers daerah terus berkembang.

Dalam menjalankan profesinya, Ruslan tidak hanya mengangkat isu-isu aktual, tetapi juga memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan publik, mulai dari penegakan hukum, kebijakan pemerintah hingga kampanye antinarkoba.

Sejumlah tulisan dan pemikirannya bahkan pernah dimuat di media di luar daerah, termasuk Koran Harian Pelita yang berpusat di Jakarta.

Perjalanan Ruslan di dunia komunikasi juga tidak terbatas pada media cetak. Ia pernah menjadi presenter televisi lokal di Sampit.

Di bidang olahraga, ia turut memperkuat kontingen PWI Kalimantan Tengah sebagai atlet catur pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

Setelah cukup lama berkecimpung di dunia jurnalistik dan organisasi kewartawanan, Ruslan juga menekuni profesi sebagai advokat.

Beragam pengalaman tersebut menjadikan perjalanan hidupnya bersentuhan dengan pers, organisasi, olahraga, komunikasi, hingga bidang hukum.

Kabar berpulangnya Ruslan turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kotim.

Bupati Kotim Halikinnor datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Rumah duka pun dipenuhi keluarga, kerabat, sahabat, dan sejumlah rekan seprofesi yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Bagi insan pers Kotim, kepergian Ruslan bukan hanya kehilangan seorang senior, tetapi juga berakhirnya satu bagian dari perjalanan panjang pers daerah yang pernah ia jalani.

Keluarga memohon doa serta keikhlasan dari seluruh pihak yang mengenal almarhum dan meminta maaf atas segala kesalahan maupun kekhilafan Ruslan selama hidupnya. (sgt/fin)

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post