Jalan Pagar Mentimun Bak Sungai Dadakan, Warga Soroti Dampak Kawasan Industri

GERBANGDESA.COM, Ketapang – Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Ketapang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir. Salah satu titik terdampak berada di jalur Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, tepat di depan kawasan industri PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di ruas penghubung Pelang–Kendawangan.

Genangan air setinggi 30 hingga 50 sentimeter membuat arus lalu lintas terganggu. Sejumlah kendaraan roda dua dilaporkan mogok, sementara kendaraan besar harus melintas dengan hati-hati karena kondisi jalan berlubang tertutup air. Warga menggambarkan kondisi jalan menyerupai sungai saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hingga pagi hari.

Keluhan datang dari para pengguna jalan yang menilai banjir di kawasan itu semakin sering terjadi. Selain faktor curah hujan tinggi, warga menduga aktivitas pembangunan kawasan industri dan penimbunan lahan di sekitar pelabuhan turut memperparah kondisi drainase sehingga air lebih cepat meluap ke badan jalan.

Seorang warga Kendawangan mengaku sepeda motor miliknya sempat mogok saat melintasi kawasan Desa Pagar Mentimun. Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera melakukan kajian menyeluruh dan penanganan permanen, terutama perbaikan drainase serta normalisasi saluran air agar banjir tidak terus berulang.

Menanggapi keluhan tersebut, Manajer Humas PT BAP, Budi Mateus, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya akses jalan akibat banjir. Menurutnya, curah hujan ekstrem menyebabkan debit air meningkat drastis sehingga saluran yang ada tidak mampu menampung aliran air bercampur pasir dari arah hulu. Perusahaan disebut telah menurunkan alat berat untuk mempercepat aliran air, melakukan penimbunan jalan, serta pengaspalan di titik terdampak.

Sementara itu, BMKG Ketapang menyebut Mei 2026 merupakan masa peralihan musim hujan menuju kemarau, namun intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir masih berada pada kategori ringan hingga lebat. Masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir dan bantaran sungai, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan terus memantau informasi cuaca resmi.(*/d)

Sumber: Suara Ketapang

Picture of PT GERBANG DESA NUSANTARA

PT GERBANG DESA NUSANTARA

Dari Desa Membangun Negeri

Related Post