GERBANGDESA.COM, Sampit – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Gang Merpati, Jalan H. Imran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, pada dini hari Sabtu (23/5).
Peristiwa tersebut menggegerkan warga setempat setelah kobaran api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah rumah di kawasan padat penduduk itu.
Api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian berkat kerja keras gabungan armada relawan pemadam kebakaran dan petugas Damkar milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sebelumnya, pihak kecamatan memang telah menyiapkan armada relawan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran saat memasuki musim kemarau.
Meski demikian, sejumlah rumah tidak dapat diselamatkan lantaran bangunan berdempetan dan sebagian besar berbahan kayu sehingga api cepat menjalar.
Di antara rumah yang terbakar terdapat rumah milik seorang guru SDN 1 Ketapang yang berada tepat di seberang sekolah tempatnya mengajar.
Selain itu, rumah salah seorang siswa kelas VI di sekolah yang sama juga ikut dilalap api.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan warga, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah di Gang Merpati saat kondisi lingkungan masih sepi karena sebagian besar warga sedang tertidur.
“Api tiba-tiba sudah besar, warga panik karena kejadiannya masih subuh,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Sementara itu, salah satu guru SDN 1 Ketapang, Ari, mengaku prihatin atas musibah yang menimpa rekan sejawat dan siswanya tersebut.
Ia menyebut pihak sekolah berencana menggalang bantuan sukarela dari para siswa untuk membantu korban kebakaran.
“Kami sangat prihatin. Rencananya sekolah akan mengumpulkan sumbangan sukarela untuk membantu guru dan murid kami yang menjadi korban,” katanya. (nfr/fin)














