KONI Kotim Dikejar Waktu, Alexius Targetkan Pertahankan Prestasi di Porprov 2026

GERBANGDESA.COM SAMPIT – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2025–2029, Alexius Esliter, menegaskan bahwa pihaknya harus bergerak cepat menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah tahun 2026 di Kotawaringin Barat. Dengan kondisi kevakuman sekitar satu tahun, ia mengakui persiapan sudah sangat mepet.

“Target kita di Porprov nanti jelas, kita akan berusaha semaksimal mungkin. Jangan dulu bicara muluk, yang penting kami bisa mempertahankan prestasi Kotim di ajang sebelumnya. Ini waktunya sudah mepet sekali,” ucap Alexius, baru-baru ini.

Pada Porprov sebelumnya, Kotim berhasil keluar sebagai juara umum. Namun, Alexius menyadari status tuan rumah kali ini berada di kabupaten lain, sehingga peluang untuk kembali mempertahankan dominasi tidak akan semudah sebelumnya.

Alexius menekankan, langkah awal yang harus dilakukan KONI Kotim adalah penataan aset dan perbaikan sarana prasarana olahraga. Ia menyebut, tanpa dukungan fasilitas, mustahil pembinaan atlet bisa berjalan maksimal.

“Kami minta segera dilakukan inventarisasi seluruh aset KONI maupun cabang olahraga. Prioritas pertama adalah sarana dan prasarana. Kalau tidak ada sarana, pembinaan atlet akan jalan di tempat,” ujarnya.

Selain itu, komunikasi dengan pelatih dan cabang olahraga juga disebut menjadi agenda mendesak. KONI Kotim, kata Alexius, harus turun langsung memastikan kesiapan pelatih dan atlet, termasuk dalam hal kebutuhan pelatihan maupun pendanaan.

Porprov 2026 di Kotawaringin Barat akan mempertandingkan 48 cabang olahraga (cabor). Namun, Alexius mengingatkan, tidak semua cabor bisa langsung diikuti karena ada aturan teknis dari KONI.

“Setiap cabor minimal harus punya lima pengurus cabang (pengcab) di kabupaten/kota. Kalau belum memenuhi itu, otomatis tidak bisa ikut. Ini kesepakatan seluruh KONI kabupaten se-Kalteng,” jelasnya.

Dengan sisa waktu persiapan yang terbatas, Alexius menegaskan tidak ada ruang untuk berleha-leha. Mantan anggota DPRD Kalteng ini ingin momentum Porprov 2026 menjadi pembuktian bahwa Kotim tetap bisa bersaing dan menjaga marwah sebagai daerah dengan tradisi olahraga kuat di Kalimantan Tengah.

“Kami dikejar waktu, tapi itu tidak boleh jadi alasan. Yang penting, atlet kita bisa tampil terhormat dan Kotim tetap disegani di kancah olahraga Kalteng,” tutupnya. (fin/fin)

Related Post