Gerbang Desa – Sebanyak lima orang penyuluh perikanan dari Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan survei ke sejumlah budidaya ikan. Salah satu sasarannya di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut.
“Kedatangan kami ke desa ini tujuan kami adalah untuk mengetahui sejuahmana perkembangan dan kondisi air kolam ikan, sekaligus kami ingin mengkaji kendala apa saja yang dihadapi pembudidaya,” ucap Rahman, salah seorang penyuluh perikanan, kemarin.
Dia menuturkan, pihaknya telah menerima laporan bahwa di desa makarti jaya ada ratusan ikan di kolam terpal yang digunakan untuk budidaya ikan. Selain itu, kata Rahman, pihaknya menerima ada laporan keluhan perkembangan ikan di dalam kolam terpal.
“Setelah kami turun lapangan, banyak keluhan para pembudidaya ikan misalnya, ikan banyak yang mati, lambatnya perkembangan ikan hingga mengenai bagaimana cara mengatasi jika tercampur dengan air hujan,” ujar Rahman.
Mengingat ada 5 penyuluh perikanan yang dilibatkan, tambahnya, tentunya sangat membantu para pembudidaya ikan untuk bertanya mengenai kendala yang dihadapi mulai dari awal membudidayakan hingga panen.
“Yang hadir ini ada lima penyuluh perikanan, ada tenaga ahli kadar air, ada tenaga ahli mengenai pakan, dan ada juga tenaga ahli cara mengawinkan ikan terutama ikan air tawar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Makarti Jaya Suhadi mengharapkan, para penyuluh perikanan hendaknya membuat kegiatan baru berupa sosialisasi langsung bagaimana membudidayakan ikan sesuai petunjuk untuk kelompok budidaya ikan.
“Harapan kami kedepannya diadakan sosialisasi lanjutan, kami siap memfasilitasi di balai desa dan kami juga siap mengumpulkan kelompok budidaya ikan yang mengelola kurang lebih 205 kolam terpal di desa kami ini,” ujar Suhadi. (fin)















