Kamis, Juli 25, 2024

Ikan di Kolam Terpal Kurang Berkembang, 5 Penyuluh Perikanan Turun Lapangan

Date:

Share post:

Gerbang Desa – Sebanyak lima orang penyuluh perikanan dari Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan survei ke sejumlah budidaya ikan. Salah satu sasarannya di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut.

“Kedatangan kami ke desa ini tujuan kami adalah untuk mengetahui sejuahmana perkembangan dan kondisi air kolam ikan, sekaligus kami ingin mengkaji kendala apa saja yang dihadapi pembudidaya,” ucap Rahman, salah seorang penyuluh perikanan, kemarin.

Dia menuturkan, pihaknya telah menerima laporan bahwa di desa makarti jaya ada ratusan ikan di kolam terpal yang digunakan untuk budidaya ikan. Selain itu, kata Rahman, pihaknya menerima ada laporan keluhan perkembangan ikan di dalam kolam terpal.

BACA JUGA:  Data Menara Telekomunikasi di Kalteng Belum Sinkron, Pengaruhi Ambil Kebijakan

“Setelah kami turun lapangan, banyak keluhan para pembudidaya ikan misalnya, ikan banyak yang mati, lambatnya perkembangan ikan hingga mengenai bagaimana cara mengatasi jika tercampur dengan air hujan,” ujar Rahman.

Mengingat ada 5 penyuluh perikanan yang dilibatkan, tambahnya, tentunya sangat membantu para pembudidaya ikan untuk bertanya mengenai kendala yang dihadapi mulai dari awal membudidayakan hingga panen.

“Yang hadir ini ada lima penyuluh perikanan, ada tenaga ahli kadar air, ada tenaga ahli mengenai pakan, dan ada juga tenaga ahli cara mengawinkan ikan terutama ikan air tawar,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Cara Warga Desa Bagendang Tengah Atasi Banjir Meskipun Rumah Kebanjiran

Sementara itu, Kepala Desa Makarti Jaya Suhadi mengharapkan, para penyuluh perikanan hendaknya membuat kegiatan baru berupa sosialisasi langsung bagaimana membudidayakan ikan sesuai petunjuk untuk kelompok budidaya ikan.

“Harapan kami kedepannya diadakan sosialisasi lanjutan, kami siap memfasilitasi di balai desa dan kami juga siap mengumpulkan kelompok budidaya ikan yang mengelola kurang lebih 205 kolam terpal di desa kami ini,” ujar Suhadi. (fin)

Artikel Lainnya

BMKG Ungkap Gempa Berkekuatan 5,3 Skala Richter di Kepulauan Talaud Tidak Berpotensi Terjadinya Tsunami

GERBANGDESA, SULUT - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa berkekuatan 5,3 skala Richter di dekat Kepulauan...

Dua Pengunjung Lapas Sampit Gagal Selundupkan Barang Terlarang

SAMPIT, gerbangdesa.com - Dua orang perempuan berupaya untuk menyelundupkan barang terlarang ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB...

Olahan Dari Biji Kurma yang Hasilkan Nilai Ekonomi – Gerbangdesa.com

JATIM, gerbangdesa.com - Biji kurma bagi kebanyakan orang tidak memiliki nilai ekonomis. Item ini dibuang begitu saja setelah...

Halal Bihalal di Desa Rawa Sari Momen Saling Memaafkan

GERBANGDESA.COM SAMPIT - Keluarga besar Pemerintah Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah...
error: Content is protected !!